konteksberita.com | JAKARTA – Airsoft gun kini tidak lagi sekadar aktivitas komunitas. Melalui Kejuaraan Nasional (Kejurnas) II yang digelar INASSOC di GOR Ciracas, Jakarta Timur, olahraga ini menunjukkan perkembangan pesat dengan partisipasi hampir 250 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Minggu (28/6/2026).
Ketua Pelaksana Kejurnas II INASSOC, Andi M Zunun, mengatakan bahwa ajang tersebut dirancang sebagai panggung kompetisi nasional yang hadir di antara pelaksanaan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS).
Bagi para penggiat airsoft gun, FORNAS disebut sebagai “hari raya” olahraga rekreasi yang digelar dua tahun sekali. Karena itu, INASSOC menghadirkan Kejurnas agar komunitas tetap memiliki agenda nasional setiap tahun.
“Kami ingin ada event besar yang selalu dinantikan para penggiat airsoft gun,” ujarnya.
Kejurnas II mempertandingkan tiga kategori utama, yaitu CQB, Sniper, dan CTS. Selain menguji akurasi, perlombaan juga menuntut strategi, fokus, dan kedisiplinan tinggi.
Andi menilai olahraga ini mampu membentuk karakter positif para peserta.
“Di airsoft gun ada unsur disiplin, konsentrasi, fokus, dan rasa percaya diri yang terus diasah melalui kompetisi,” katanya.
Selain kompetisi, penyelenggara juga memanfaatkan momentum Kejurnas sebagai sarana edukasi publik mengenai aturan kepemilikan airsoft gun yang legal serta perbedaannya dengan airgun maupun senjata api.
Dengan meningkatnya jumlah peserta dari tahun ke tahun, INASSOC optimistis airsoft gun akan semakin diterima masyarakat sebagai hobi yang sehat, aman, dan memiliki jalur prestasi yang jelas.
(RS)









