Rekening Penampung Uang Narkoba Dibongkar, Residivis Kembali Ditangkap       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 25 Apr 2026 13:27 WIB ·

Rekening Penampung Uang Narkoba Dibongkar, Residivis Kembali Ditangkap


					Rekening Penampung Uang Narkoba Dibongkar, Residivis Kembali Ditangkap Perbesar

KONTEKSBERITA.com – Bareskrim Polri kembali mengungkap kasus peredaran narkoba dengan menangkap Ronny Ika Setiawan, seorang residivis yang diduga berperan sebagai penyedia rekening penampung dana milik jaringan bandar asal Aceh, Pak Cik Hendra. Sebelumnya, Ronny pernah terjerat kasus serupa pada 2017 dan telah menjalani hukuman.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menjelaskan bahwa saat ditangkap, Ronny mengaku membuat rekening tersebut atas perintah seorang narapidana di Lapas Tegal, Jawa Tengah. Ia mengenal sosok tersebut, Fajar alias Pajero, ketika sama-sama berada di dalam tahanan.

BACA JUGA:  DCKTR Kabupaten Bekasi Bentuk PPID Pembantu, Perkuat Layanan Keterbukaan Informasi Publik

Setelah bebas, Ronny diketahui masih berhubungan dengan Fajar yang beberapa kali memberinya pinjaman uang. Pada Januari 2024 sekitar pukul 09.00 WIB, saat bersiap berangkat kerja di sebuah distributor seafood di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Ronny menerima telepon dari Fajar yang memintanya membuka rekening baru atas namanya.

Permintaan itu disertai pengiriman dana sebesar Rp1 juta yang digunakan untuk mengaktifkan layanan mobile banking serta membeli ponsel. Setelah rekening selesai dibuat, Ronny diminta mengirimkan buku tabungan, ponsel, dan akses m-banking ke wilayah Semarang Utara.

BACA JUGA:  Polri Ungkap Jaringan Internasional Perdagangan Orang ke Bahrain

Dari hasil analisis rekening koran periode Desember 2023 hingga Maret 2026, penyidik menemukan perputaran dana mencapai sekitar Rp10 miliar, dengan total transaksi masuk dan keluar masing-masing sekitar Rp5 miliar.

Lebih lanjut, ditemukan pola transaksi berulang dengan nominal bervariasi yang mengindikasikan praktik pemecahan transaksi atau smurfing. Selain itu, terdapat indikasi layering, yakni perputaran dana melalui pihak yang sama untuk menyamarkan asal-usul uang.

BACA JUGA:  Sat Narkoba Polres Metro Bekasi Tindak Dugaan Penyalahgunaan Tembakau Sintetis di Tegal Danas

Brigjen Eko menegaskan, tindakan Ronny menunjukkan unsur kesengajaan karena secara sadar membuka rekening yang berpotensi digunakan untuk menampung hasil kejahatan. Ia dinilai telah memahami risiko, namun tetap melanjutkan perbuatannya.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tiga Polda Ikuti Pelatihan RAR Korlantas, Asah Kemampuan Evakuasi Korban Kecelakaan

31 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Pelatihan RAR Korlantas

Diskusi Bersama Wartawan, Muhammad Awaluddin Paparkan Transformasi Peran Jasa Raharja  

30 Oktober 2026 - 10:47 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Impor Ilegal 1.257 Balpres di Subang

29 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Impor Ilegal Balpres

Dugaan Korupsi Advertorial DKIPS Sulut, 3 Tersangka Ditahan

29 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Korupsi Advertorial

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Jasa Raharja Perkuat Integritas dan Kepedulian dalam Pelayanan  

28 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Usung Tema Bermunajat Menjaga Alam Nusantara, Prabu Peduli Lingkungan Rayakan Milad ke-7

28 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Prabu Peduli Lingkungan
Trending di NEWS