KONTEKSBERITA.com – Ketua BPD beserta sejumlah perwakilan warga Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, mendatangi Lembur Pakuan di Sumedang, Rabu, 1 April 2026.
Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan keluhan terkait terputusnya akses jalan desa yang diduga dilakukan sepihak oleh kontraktor proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.
Pemutusan akses tersebut membuat warga kesulitan beraktivitas karena harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk mencapai wilayah seberang. Padahal, jalan tersebut sebelumnya menjadi jalur utama yang kerap digunakan warga, baik pejalan kaki maupun pesepeda.
Upaya protes yang sempat dilakukan di area proyek tol, lanjut Dedi, belum mendapatkan tanggapan dari pihak kontraktor.
Dedi menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya melaporkan persoalan ini melalui Tim Pengaduan yang dibentuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
“Kami sudah mencoba mengantarkan surat ke Tim Pengaduan, namun ternyata belum beroperasi. Kami akan menjadwalkan ulang untuk kembali ke sana,” ujarnya, Kamis.
Ia berharap laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi, sehingga akses jalan warga dapat kembali tersambung dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu.
Warga pun menaruh harapan besar agar pemerintah turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut secara adil dan cepat.
(Gibran)














