Konteksberita.com | Kota Bekasi – Pembinaan olahraga taekwondo di Kota Bekasi terus menunjukkan perkembangan positif dalam beberapa tahun terakhir. Namun, peningkatan manajemen organisasi dan jumlah unit latihan dinilai masih perlu menjadi perhatian.
Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Kota Bekasi, Arwani, meminta seluruh pengurus, pelatih, dan klub taekwondo di wilayahnya tetap menjaga kekompakan agar proses pembinaan atlet berjalan optimal.
Menurutnya, kekuatan organisasi akan menjadi fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi hingga tingkat internasional.
“Jika pengurus dan dojang tetap solid, maka mimpi kita mencetak atlet taekwondo berlevel Olimpiade dapat terwujud,” kata Arwani, Sabtu (14/3/2026).
Ia menegaskan bahwa Pengcab TI Kota Bekasi memiliki target besar untuk melahirkan atlet yang mampu bersaing di tingkat Jawa Barat, nasional, hingga internasional.
Capaian prestasi tersebut juga mendapat apresiasi dari KONI Kota Bekasi. Wakil Ketua I KONI Kota Bekasi, Ali Akbar, menyebut keberhasilan atlet taekwondo Bekasi yang tampil di ajang Asia merupakan bukti nyata kualitas pembinaan yang dilakukan selama ini.
“Prestasi itu lahir dari pembinaan atlet pada dua gelaran Porprov sebelumnya di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Subang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov TI Jawa Barat, Divie, menilai Kota Bekasi memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga taekwondo. Namun, ia menyoroti masih terbatasnya jumlah unit latihan yang ada saat ini.
Menurut Divie, jumlah unit yang baru mencapai 58 masih belum ideal bagi kota dengan jumlah penduduk besar seperti Bekasi.
“Seharusnya Kota Bekasi memiliki sekitar 90 hingga 100 unit taekwondo,” katanya.
Ia mendorong pengurus daerah untuk mempercepat pembentukan unit baru agar pembinaan atlet dapat menjangkau lebih banyak generasi muda. (Ron)








