Konteksberita.com | Kota Bekasi – Anggota DPRD Kota Bekasi, Murodi, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan perbaikan infrastruktur fisik. Hal itu disampaikannya saat Reses I Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Jatimakmur, Pondok Gede.
Dalam pertemuan bersama warga di Jalan H. Hamid RT 004/008, Murodi menyoroti perlunya penguatan pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga, khususnya pencak silat.
Ia mendorong pengembangan perguruan pencak silat Perisai Putih Nusantara sebagai wadah aktivitas positif di tingkat lingkungan.
“Fondasi atlet daerah dibangun dari bawah. Jika kegiatan di permukiman hidup, pembinaan prestasi akan mengikuti,” ujarnya, Senin (16/2/2026).
Menurut Murodi, keberadaan pelatih berpengalaman menjadi modal penting dalam membangun kualitas latihan. Ia menyebut sejumlah pelatih memiliki rekam jejak kejuaraan dan prestasi medali.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya sinergi kelembagaan. Kepengurusan baru Perisai Putih Nusantara diminta segera melakukan audiensi dengan Dispora Kota Bekasi.
Langkah tersebut dinilai strategis untuk menyelaraskan kebutuhan pembinaan atlet, termasuk fasilitas latihan, program kompetisi, hingga akses ke ajang resmi seperti Porprov dan Porda.
Selain aspek prestasi, Murodi menekankan nilai sosial pencak silat dalam membentuk karakter generasi muda.
Di tengah meningkatnya ketergantungan anak pada perangkat digital, olahraga bela diri dinilai mampu menjadi sarana disiplin, pengendalian diri, dan interaksi sosial sehat.
“Kegiatan olahraga bisa menjadi solusi preventif terhadap persoalan sosial remaja,” tegasnya.
Warga Jatimakmur berharap hasil reses tidak hanya berhenti pada pencatatan aspirasi, tetapi berlanjut pada kebijakan konkret yang mendukung pembinaan kepemudaan dan olahraga di tingkat lokal. (Ros)








