KONTEKSBERITA.com – Pondasi jembatan penghubung antara Kp Ciledug dan Perumahan Mustika Gandaria, RT 007/009, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi ambruk akibat pondasi jebol dan tanah longsor, kini jembatan yang ada di atas Sungai Sadang tidak bisa dilalui kendaraan roda dua atau kendaraan roda empat.
Kendaraan dan pejalan kaki untuk sementara tidak bisa melintasi jembatan tersebut, untuk warga yang hendak beraktivitas sementara harus memutar melintasi jalan tegal ki jalenah atau jalan arah perumahan Griya Setu Permai (GSP).
Menurut keterangan Ketua RW dan warga setempat, ambruknya jembatan di akibatkan curah hujan yang tinggi dan musibah ambruknya pondasi jembatan terjadi pada Minggu (18/1/2026) lalu sekitar pukul 12.30 WIB setelah hujan deras yang terus mengguyur hampir semua wilayah di Kabupaten Bekasi.

Air sungai Sadang ketika itu meluap akibat derasnya air dan menjebol pondasi jembatan yang tingginya skitar 3 meter dan lebar 2 meter hingga ambruk dan jembatan mengalami kerusakan.
“Penyebab ambruknya pondasi dikarenakan penurunan tanah dan tergerus oleh air Sungai Sadang ketika hujan, untuk saat ini jembatan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat,“ ujarnya.
Sementara itu agar warga tidak melintasi jembatan tersebut dikedua ujung jembatan dipalang bambu agar tidak ada yg melewati jembatan tersebut.
Iing Solihin A,m.d, selaku kepala desa Ciledug meninjau langsung ke lokasi ambruknya jembatan, dan langsung berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat.
Iing berencana akan segera membangun jembatan yang ambruk, agar masyarakat bisa beraktivitas seperti biasanya.
“Insya allah kami dari pemerintah desa ciledug akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait di kabupaten bekasi, dan akan segera membuat pengajuan agar dalam waktu dekat-dekat ini jembatan bisa kita perbaiki secepatnya dan masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti biasa,” jelas iing.
(Gibran)








