KONTEKSBERITA.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali menggelar program Kemenkeu Mengajar 10 secara serentak di seluruh Indonesia pada 10 November 2025.
Program tahunan ini melibatkan jajaran pimpinan Kemenkeu, termasuk Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, dan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, yang berperan langsung sebagai relawan pengajar di berbagai sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Menkeu Purbaya mengajar di SMA Negeri 3 Jakarta, Wamenkeu Suahasil Nazara di SMA 33 Tangerang Selatan, dan Wamenkeu Thomas Djiwandono di SMA Negeri 6 Jakarta Selatan.
Melalui kegiatan ini, para relawan memberikan pemahaman kepada pelajar mengenai peran penting Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta fungsi Kemenkeu dalam mengelola keuangan negara.
Dalam sesi pembelajaran di SMA Negeri 3 Jakarta, Menkeu Purbaya berbagi kisah tentang perjalanan ekonomi Indonesia menghadapi berbagai krisis serta penjelasan mengenai kebijakan fiskal dan moneter.
Para siswa tampak antusias berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait isu-isu ekonomi terkini untuk memahami bagaimana APBN #UangKita digunakan dalam mendorong pembangunan nasional.
Selain meningkatkan literasi keuangan, Kemenkeu Mengajar juga memberikan wawasan tentang dampak kebijakan fiskal dan moneter terhadap kehidupan sehari-hari.
Melalui sesi interaktif, kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, integritas, dan semangat cinta tanah air kepada generasi muda.
Relawan Kemenkeu tidak hanya menyampaikan materi teknis mengenai sistem keuangan negara, tetapi juga mengajak para siswa untuk memahami peran dan tanggung jawab mereka sebagai warga negara dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Indonesia.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Kemenkeu dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Dengan mengusung semangat “Dari Kami, Untuk Negeri,” Kemenkeu Mengajar kini berkembang menjadi salah satu inisiatif kerelawanan terbesar di Indonesia. Ribuan pegawai Kemenkeu dari berbagai unit di seluruh tanah air turut berpartisipasi setiap tahunnya.
Program ini tidak hanya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya ekonomi dan keuangan negara.
(Red)













