Jakarta Utara Diteror Ancaman Bom Lewat WhatsApp Gunakan Nomor Asal Nigeria       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 9 Okt 2025 07:19 WIB ·

Jakarta Utara Diteror Ancaman Bom Lewat WhatsApp Gunakan Nomor Asal Nigeria


Evakuasi Ancaman Bom di Jakarta Utara. (Dok: Istimewa) Perbesar

Evakuasi Ancaman Bom di Jakarta Utara. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Sebuah sekolah internasional di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, sempat mendapat ancaman bom yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp menggunakan nomor asal Nigeria. Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko, saat dikonfirmasi oleh wartawan pada Rabu (8/10/2025).

“Ancaman disampaikan melalui WhatsApp dengan nomor Nigeria,” ujar Kompol Seto.

Menanggapi laporan tersebut, Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Metro Jaya langsung melakukan penyisiran di lokasi. Namun, dari hasil sterilisasi tidak ditemukan adanya benda mencurigakan maupun bahan peledak.

BACA JUGA:  TCI Chapter Bekasi Raya Berbagi Kebaikan, "Salam Bersaudara Tanpa Batas, Aksi Tanpa Batas"

Kapolsek Kelapa Gading menambahkan bahwa saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki pengirim ancaman tersebut. Penelusuran dilakukan bekerja sama dengan asosiasi yang bergerak di bidang kripto.

Ancaman diterima pihak sekolah pada dini hari, dan segera ditindaklanjuti oleh aparat keamanan. Tim Jibom melakukan sterilisasi di North Jakarta Intercultural School (NJIS) yang berlokasi di Jalan Bukit Gading Raya, Kelapa Gading Barat.

BACA JUGA:  Simak, Bank BRI Kembali Bawa Kabar Baik Bagi Seluruh Nasabah Khususnya Pengguna Aplikasi BRImo

“Pemeriksaan awal dilakukan sekitar pukul 00.15 WIB di area lantai dasar dan bagian luar sekolah NJIS. Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, bersama tim keamanan internal sekolah,” jelas Kompol Seto.

Proses pemeriksaan melibatkan Unit Jibom Gegana Polda Metro Jaya. Setelah dilakukan penyisiran selama kurang lebih 15 menit, tidak ditemukan benda mencurigakan maupun indikasi keberadaan bom.

BACA JUGA:  Polri Ungkap Sindikat Judi Online dan Pornografi Jaringan Internasional

“Pada pukul 00.30 WIB, kegiatan pemeriksaan lokasi selesai. Hasilnya, tidak ditemukan benda mencurigakan. Situasi aman dan kondusif,” tambahnya.

Diketahui, pelaku sempat meminta tebusan sebesar 30 ribu dolar Amerika Serikat dan menginstruksikan agar uang tersebut dikirim dalam bentuk aset kripto.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Dermawan Bekasi H. Rusdi Berbagi Berkah Ramadan untuk Yatim, Lansia dan Duafa

15 Maret 2026 - 18:49 WIB

Taekwondo Bekasi Bidik Atlet Olimpiade, Pengprov Jabar Dorong Penambahan Dojang

14 Maret 2026 - 23:09 WIB

Pererat Silaturahmi di Bulan Suci, Pemdes Ragemanunggal Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim

14 Maret 2026 - 20:01 WIB

Pemdes Ragemanunggal

Kolaborasi Komunitas dan Pelaku Usaha di Bekasi Bagikan 500 Takjil

14 Maret 2026 - 08:12 WIB

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkot Bekasi dan Tiga Pilar Siagakan Personel Pengamanan

13 Maret 2026 - 13:28 WIB

Forum Jasa Raharja Bahas Kesiapan Mudik Lebaran 2026, Keselamatan Jadi Prioritas

13 Maret 2026 - 13:05 WIB

Trending di NEWS