BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca di Enam Provinsi Untuk Atasi Kebakaran Hutan       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 13 Agu 2025 10:49 WIB ·

BNPB Bakal Lakukan Modifikasi Cuaca di Enam Provinsi Untuk Atasi Kebakaran Hutan


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (Dok: Istimewa) Perbesar

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan lima pesawat untuk melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di enam provinsi prioritas dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

Keenam provinsi tersebut meliputi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

“Hingga saat ini, BNPB telah mengarahkan lima pesawat untuk melakukan Operasi Modifikasi Cuaca di enam provinsi prioritas tersebut. Penempatan pesawat bersifat fleksibel, bisa dipindah sesuai kebutuhan. Jika terdapat satu titik dengan kondisi kebakaran yang besar, dua pesawat bisa dikerahkan ke lokasi tersebut,” ujar Kepala BNPB, Suharyanto, dikutip dari laman resmi RRI, Selasa (12/8/2025).

BACA JUGA:  Rutinan Ramadan, Pemdes Tamansari Adakan Tarling

Suharyanto menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC sangat bergantung pada kondisi cuaca. Apabila kondisi awan tidak memungkinkan untuk dilakukan penyemaian, maka upaya pemadaman dilanjutkan melalui satuan tugas (satgas) darat.

“Jika awan hujan tidak tersedia, tentu OMC tidak bisa dilakukan. Dalam situasi seperti itu, pemadaman dilakukan oleh satgas darat, serta didukung dengan operasi water bombing menggunakan helikopter,” tambahnya.

BACA JUGA:  Periode Juni-November 2024, 370 Orang Jadi Tersangka Kasus Judi Online dan Uang Rp 78 Miliar Diamankan

Selain mengerahkan lima pesawat untuk OMC, BNPB juga menurunkan 12 helikopter water bombing untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit diakses oleh satgas darat.

BNPB juga menyatakan bahwa koordinasi terus dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memantau titik api secara real-time.

BACA JUGA:  Penetapan Pemerintah untuk Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023

“Untuk memastikan keberadaan titik api, kami bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan yang memiliki aplikasi SiPongi, dan juga menerima informasi terkini dari BMKG,” pungkas Suharyanto.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kungker Komisi V DPRD Jabar Pastikan SMA Negeri 20 Bekasi Siap Dipakai Tahun Ajaran Baru

5 Februari 2026 - 00:56 WIB

Proyek Galian Kabel Fiber Optik Bikin Resah Warga Setu

4 Februari 2026 - 21:51 WIB

Proyek Galian Kabel Fiber Optik

Musrenbang Kecamatan Setu 2026: Sinergitas Forkopimcam untuk Pembangunan Berkelanjutan

4 Februari 2026 - 16:35 WIB

Musrenbang Kecamatan Setu

Persib Bandung Gelar Doa Bersama Jelang Ramadan di Stadion GBLA

4 Februari 2026 - 11:21 WIB

Doa Bersama Persib

Lapas Kelas IIA Cikarang Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Sekitar Bersama Warga Binaan

3 Februari 2026 - 19:32 WIB

Kerja Bakti Lapas Cikarang

PWI Pusat dan Panitia HPN 2026 Siap Sukseskan HPN di Banten

3 Februari 2026 - 13:38 WIB

HPN Banten
Trending di NEWS