Hasil Autopsi Jenazah Diplomat Arya Daru Tidak Ditemukan Kejanggalan       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 30 Jul 2025 13:50 WIB ·

Hasil Autopsi Jenazah Diplomat Arya Daru Tidak Ditemukan Kejanggalan


Penyampaian Hasil Autopsi Jenazah Diplomat Arya Daru di Mapolda Metro Bekasi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Penyampaian Hasil Autopsi Jenazah Diplomat Arya Daru di Mapolda Metro Bekasi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Dokter Forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr. Yoga Tohijiwa, mengungkapkan hasil autopsi terhadap jenazah diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39). Pemeriksaan dimulai dari bagian luar tubuh korban.

Dr. Yoga menjelaskan bahwa pada bagian luar tubuh ditemukan luka terbuka di bagian dalam bibir, lecet di wajah dan leher, serta memar pada wajah. Selain itu, terdapat memar pada lengan kanan atas yang diduga akibat benturan benda tumpul.

BACA JUGA:  Haidar Alwi Institut: Kepala Yanma Polri Selayaknya Dipimpin Jenderal Bintang 1

Ia menjelaskan bahwa memar tersebut kemungkinan besar terjadi akibat aktivitas memanjat saat berada di lantai 12 Gedung Kemlu.

“Penyidik menyampaikan bahwa saat di Gedung Kemlu, almarhum sempat berada di rooftop lantai 12 dan melakukan kegiatan memanjat tembok. Hal inilah yang kemungkinan menyebabkan memar di lengan kanan atas,” jelas dr. Yoga saat memberikan keterangan di Polda Metro Jaya, Selasa (29/7/2025).

BACA JUGA:  Pasca Pemilu, Kapolres Metro Bekasi Bersama Dandim 0509 Tinjau Rapat Pleno

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa hasil autopsi juga menunjukkan adanya tanda-tanda perbendungan pada seluruh organ dalam. Namun, tidak ditemukan adanya penyakit pada organ tubuh almarhum.

Dari hasil pemeriksaan toksikologi dan histopatologi, tidak ditemukan zat berbahaya yang dapat mengganggu proses pertukaran oksigen dalam tubuh, termasuk zat beracun seperti sianida, alkohol, maupun arsenik.

BACA JUGA:  Wow! Telan Anggaran Hampir Rp2 Miliar, Pembangunan Polder di Perum GSP Setu Dikomplain Warga

“Dengan demikian, penyebab kematian almarhum adalah gangguan pertukaran oksigen pada saluran pernapasan bagian atas yang menyebabkan kematian akibat mati lemas,” terang dr. Yoga.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Wakapolda Babel Tekankan Optimalisasi Layanan 110 dan Respons Cepat Laporan Warga

28 Juli 2026 - 10:14 WIB

Wakapolda Babel

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi 

27 Juli 2026 - 17:47 WIB

Polda Sumsel Ungkap 96 Kasus BBM Ilegal, Sita 1,26 Juta Liter Minyak

27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Polda Sumsel

BPN Kota Bekasi: Proses Roya Alih Media Analog ke Elektronik Butuh Waktu 1 Bulan

24 Juli 2026 - 10:59 WIB

Roya Alih Media Analog

Kapolri dan Direktur FBI Perkuat Sinergi Hadapi Kejahatan Lintas Negara

23 Juli 2026 - 22:19 WIB

Direktur FBI

Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Genjot Edukasi Keselamatan Pelajar

23 Juli 2026 - 19:58 WIB

Trending di NEWS