Kemensos Perkirakan 100 Ribu Anak Ikut Sekolah Rakyat pada Juli 2025       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 30 Mei 2025 10:27 WIB ·

Kemensos Perkirakan 100 Ribu Anak Ikut Sekolah Rakyat pada Juli 2025


Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono. (Dok: Istimewa) Perbesar

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kementerian Sosial (Kemensos) memperkirakan sebanyak 100.000 anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di seluruh Indonesia akan mulai mengikuti kegiatan belajar di Sekolah Rakyat pada Juli 2025.

“Segala persiapan tengah dilakukan. Diharapkan pada tahun ajaran baru bulan Juli nanti, Sekolah Rakyat sudah dapat dibuka,” ujar Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono pada Kamis (29/5/2025).

Terkait dengan program Sekolah Rakyat, Presiden RI Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar 100 titik Sekolah Rakyat dapat mulai beroperasi pada tahun ini.

BACA JUGA:  Disperkimtan Kabupaten Bekasi Terima Studi Tiru Disperkim dan DLH Kabupaten Pekalongan

“Rencananya, pada Juli 2025 nanti, tepat di awal tahun ajaran baru, 100 Sekolah Rakyat akan dibuka. Saat ini proses persiapan tengah berjalan. Hampir seluruh kementerian terlibat dalam pelaksanaan program ini,” jelas Wamensos.

Ia menambahkan bahwa setiap unit Sekolah Rakyat, baik tingkat SD, SMP, maupun SMA/SMK, dirancang untuk menampung sekitar 1.000 siswa.

“Jika masing-masing dari 100 Sekolah Rakyat dapat menampung 1.000 siswa, maka total sebanyak 100.000 anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem akan memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat mulai tahun 2025,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap 3 Pelaku Pengoplos Gas Subsidi di Bogor

Penetapan calon siswa akan dilakukan oleh Kemensos, dengan melibatkan pemerintah desa dan Dinas Sosial setempat. Wamensos menekankan pentingnya seleksi ketat dalam proses penentuan peserta didik.

Di Sekolah Rakyat, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung oleh negara, mulai dari seragam, perlengkapan sekolah, konsumsi, hingga tempat tinggal berupa asrama.

Sekolah juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti tempat ibadah, sarana pendidikan, fasilitas olahraga, laboratorium, dan lainnya.

BACA JUGA:  Menkomdigi Kembangkan AI untuk Sektor Budaya dan Pariwisata

Lebih lanjut, Wamensos menyampaikan bahwa para siswa akan mendapatkan pendidikan karakter yang menekankan nilai-nilai nasionalisme, keagamaan, dan kepedulian sosial. Selain itu, mereka juga akan dibekali pelatihan keterampilan.

“Model pendidikan di Sekolah Rakyat ini bersifat boarding (berasrama), sehingga seluruh fasilitas akan disediakan secara lengkap dan memadai,” ujarnya.

Melalui program Sekolah Rakyat, pemerintah berharap anak-anak dari keluarga miskin dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan terampil, sehingga mampu memutus rantai kemiskinan di Indonesia.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kasus Gangguan Ibadah di GKPI Rajeg, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

13 Oktober 2026 - 12:18 WIB

GKPI Rajeg

Jasa Raharja dan Kejati Sumut Perkuat Sinergi Kelembagaan dan Tata Kelola Perusahaan  

12 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Pelaku Penembakan Pelajar di Garut Ditangkap, Airsoft Gun Disita

12 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Resmob Polda Jabar

Jasa Raharja Salurkan 50 Alat Bantu bagi Penyintas Kecelakaa

9 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Disperkimtan Kabupaten Bekasi Pantau Peningkatan Jalan dan Drainase di Perum Bumi Citra Lestari Cikarang

8 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Perumahan Bumi Citra Lestari

Kades Tamanrahayu Terpilih, Emin Suryana Alias Bang Jibril Tinjau Langsung Lokasi Rencana Perbaikan Jalan Dahuan

8 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Kades Tamanrahayu Terpilih
Trending di NEWS