Disperkimtan Percepat Pembangunan di 100 Hari Kerja Bupati Bekasi       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 14 Mei 2025 14:14 WIB ·

Disperkimtan Percepat Pembangunan di 100 Hari Kerja Bupati Bekasi


Kadis Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir, Bersama Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. (Dok: Istimewa) Perbesar

Kadis Perkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir, Bersama Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) terus mempercepat pelaksanaan program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S).

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bekasi, Nurchaidir, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari capaian 100 hari kerja Bupati Ade Kuswara Kunang dan Wakil Bupati Asep Surya Atmaja.

BACA JUGA:  Sigap, 2 Polisi di Kalbar Ganjal Bus Gagal Nanjak Pakai Motor Pribadi

Saat ini, pelaksanaan program telah berjalan secara bertahap di Kecamatan Cikarang Selatan, Cikarang Timur, dan Serang Baru, serta akan dilanjutkan ke kecamatan-kecamatan lainnya.

“Program ini bertujuan untuk mengolah air limbah rumah tangga secara efisien dan ramah lingkungan, sekaligus membantu menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem,” ujar Nurchaidir dalam wawancara di Gedung Diskominfosantik pada Kamis, 8 Mei 2025.

BACA JUGA:  Kadis Perkimtan Giat Monitoring Pembangunan Taman Median Kalimalang

Ia menargetkan program tersebut dapat diselesaikan secara bertahap hingga bulan Agustus sampai November 2025, dengan sasaran pembangunan sebanyak 1.670 unit Rutilahu.

“Saat ini, anggaran untuk satu unit Rutilahu sebesar Rp20 juta yang diberikan kepada penerima manfaat,” jelasnya.

Rincian alokasi anggaran tersebut mencakup Rp17,5 juta untuk pembelian material bangunan dan Rp2,5 juta untuk biaya upah tenaga kerja.

BACA JUGA:  ATR/BPN Dorong Revisi Tata Ruang demi Perlindungan Lahan Pertanian

“Namun sebenarnya, dana sebesar Rp20 juta ini bersifat sebagai stimulus, yaitu untuk mendorong pemilik rumah agar bergotong royong bersama keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar dalam menyelesaikan pembangunan rumah tersebut,” tambahnya.

Menurutnya, pembangunan ini adalah salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di kabupaten Bekasi.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kolaborasi Komunitas dan Pelaku Usaha di Bekasi Bagikan 500 Takjil

14 Maret 2026 - 08:12 WIB

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkot Bekasi dan Tiga Pilar Siagakan Personel Pengamanan

13 Maret 2026 - 13:28 WIB

Forum Jasa Raharja Bahas Kesiapan Mudik Lebaran 2026, Keselamatan Jadi Prioritas

13 Maret 2026 - 13:05 WIB

Sidang Perdata di Bale Bandung Jadi Sorotan, Tergugat Berulang Kali Tak Hadir

13 Maret 2026 - 12:55 WIB

Sidang Perdata PN Bale Bandung

Genap Setahun, Danantara Perkuat Fondasi Pengelolaan Investasi Negara

13 Maret 2026 - 10:47 WIB

Sengketa Pengelolaan Pasar Patrol Mencuat, Tergugat Disebut Kuasai Tanpa Dasar Hukum

13 Maret 2026 - 09:27 WIB

Pasar Patrol
Trending di NEWS