Skema One Way Nasional Diterapkan di Tol Cikampek Utama hingga Tol Kalikangkung       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 29 Mar 2025 06:56 WIB ·

Skema One Way Nasional Diterapkan di Tol Cikampek Utama hingga Tol Kalikangkung


Penerapan One Way Tol Cikampek Utama Sampai Tol Kalikangkung. (Dok: Istimewa) Perbesar

Penerapan One Way Tol Cikampek Utama Sampai Tol Kalikangkung. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Skema rekayasa lalu lintas one way atau satu arah mulai diterapkan pada Jumat pagi (28/3) untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan saat arus mudik Lebaran. Penerapan skema ini berlaku dari Km 70 Tol Cikampek Utama hingga Km 414 Tol Kalikangkung.

Acara seremonial pembukaan rekayasa lalu lintas tersebut dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bersama Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Ahmad Dofiri di KM 71 Cikampek Utama. Turut hadir pula Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Raden Slamet Santoso.

Menteri Perhubungan menjelaskan bahwa penerapan skema one way nasional ini dilakukan setelah melihat volume kendaraan yang sudah melebihi kapasitas normal.

“Setiap rekayasa lalu lintas memiliki parameter tertentu, dan untuk jalan tol, parameter tersebut ditetapkan oleh Jasa Marga dan kepolisian,” ungkap Dudy saat membuka penerapan one way.

BACA JUGA:  Kakorlantas dan Menhub Tinjau Kesiapan Pelabuhan Gilimanuk Jelang Tahun Baru 2026

Dudy menambahkan, keputusan untuk memberlakukan one way didasarkan pada tingginya volume lalu lintas di jalan tol, yang diperkirakan akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik.

“Saya melihat bahwa dengan penerapan one way nasional, parameter yang telah ditetapkan oleh kepolisian dan Jasa Marga sudah terlampaui, sehingga rekayasa one way ini diterapkan,” tambahnya.

Selain skema one way, Korlantas Polri dan Jasa Marga juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas contraflow atau ganjil-genap jika diperlukan untuk mengurangi kepadatan arus mudik.

“Seperti yang sudah dilakukan sebelumnya, contraflow dan ganjil-genap diterapkan berdasarkan parameter yang ada,” kata Menhub.

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Slamet Santoso, menyatakan bahwa penerapan skema one way nasional ini merupakan kelanjutan dari one way lokal yang sudah diberlakukan sejak kemarin.

BACA JUGA:  Diduga Hendak Tawuran, Sekelompok Remaja di Cikarang Utara Diamankan Polisi

“Penerapan ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan dan traffic counting di lapangan. Kami berharap, dengan adanya skema one way, arus mudik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman,” ujar Dirgakkum.

Brigjen Pol Slamet juga mengingatkan bahwa penerapan skema one way bersifat tentatif, yang artinya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, terutama berdasarkan hasil pengamatan di Km 50. Jika volume kendaraan sudah menurun, pihak berwenang berencana untuk melakukan penyesuaian skema.

“Kami akan memantau hasil traffic counting di Km 50. Jika volume kendaraan sudah turun di bawah 8.500 kendaraan per jam, kami akan koordinasikan untuk melakukan pengurangan atau penyesuaian skema,” jelasnya.

Bagi pemudik yang melintas di jalur one way, Dirgakkum mengingatkan adanya perubahan aturan penggunaan lajur.

BACA JUGA:  Pasca Unjuk Rasa, Polsek Setu Intensifkan Patroli Gabungan Untuk Jaga Kamtibmas

“Lajur kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lebih lambat, sedangkan lajur kanan digunakan untuk kendaraan yang ingin mendahului,” ujarnya.

Para pemudik juga diminta untuk selalu menjaga jarak aman dan beristirahat di rest area jika merasa lelah.

“Jika rest area penuh, pengemudi dapat keluar tol, beristirahat sejenak, dan kembali masuk tol tanpa biaya tambahan,” kata Brigjen Pol Slamet.

Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada hari ini, 28 Maret, dengan sekitar 60% pemudik sudah berangkat sejak malam sebelumnya, sementara sisanya diperkirakan akan berangkat hingga 30 Maret.

Dirgakkum mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keselamatan, mengikuti arahan petugas, dan tetap waspada agar selamat sampai tujuan.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Klarifikasi Diabaikan, Fadliana Fadlan Pilih Diam Soal Sengketa Lahan Florence

2 Maret 2026 - 18:52 WIB

Fadliana Fadlan

Pelajar Bekasi Bersinar di Thailand dan Hong Kong

2 Maret 2026 - 14:22 WIB

Pelajar Bekasi

Polsek Setu Intensifkan Patroli KRYD di Titik Rawan Perbatasan

1 Maret 2026 - 17:39 WIB

Patroli KRYD Polsek Setu

Polsek Babelan Laksanakan Patroli Skala Besar Antisipasi 3C dan Tawuran

1 Maret 2026 - 16:30 WIB

Patroli Polsek Babelan

73 Motor Diamankan, Satlantas Polres Tuban Bubarkan Balap Liar Dini Hari

1 Maret 2026 - 14:52 WIB

Satlantas Polres Tuban

Jasa Raharja lakukan pencegahan mudik 2026

1 Maret 2026 - 10:12 WIB

Trending di NEWS