MA: Razman dan Firdaus Tidak Bisa Berpraktik Sebagai Advokat di Pengadilan       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 14 Feb 2025 16:15 WIB ·

MA: Razman dan Firdaus Tidak Bisa Berpraktik Sebagai Advokat di Pengadilan


					Rombongan Advokat, Razman Arif Nasution dan M. Firdaus Oiwobo. (Dok: Istimewa) Perbesar

Rombongan Advokat, Razman Arif Nasution dan M. Firdaus Oiwobo. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Mahkamah Agung (MA) menyatakan bahwa Razman Arif Nasution dan M Firdaus Oiwobo tidak dapat lagi berpraktik sebagai pengacara di pengadilan setelah pembekuan berita acara sumpah advokat mereka.

“Dengan dibekukannya berita acara sumpah advokat atas nama Razman Arif Nasution dan M Firdaus Oiwobo, maka mereka tidak dapat melaksanakan praktik sebagai advokat di pengadilan,” kata Juru Bicara MA, Yanto, dalam konferensi pers di Gedung MA, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

Pembekuan berita acara sumpah Razman dilakukan berdasarkan penetapan dari Ketua Pengadilan Tinggi Ambon, sementara pembekuan berita acara sumpah M Firdaus Oiwobo berdasarkan penetapan dari Ketua Pengadilan Tinggi Banten.

BACA JUGA:  Warga Mengeluh, Pemkab Bekasi Diminta Segera Perbaiki Jalan Adam Satu Desa Ciledug Setu

MA menegaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai langkah untuk menjaga kehormatan dan wibawa pengadilan.

“Keputusan ini diambil setelah menelaah ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Advokat serta tindakan dan perbuatan yang dilakukan oleh kedua advokat tersebut. Langkah ini diambil untuk menegakkan maruah dan wibawa pengadilan, sehingga berita acara sumpah advokat atas nama Razman Arif Nasution dan M Firdaus Oiwobo dinyatakan dibekukan,” jelas Yanto.

Polemik ini bermula dari kericuhan yang terjadi di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Kamis (6/2).

BACA JUGA:  Masyarakat Desa Tamansari Apresiasi Pembangunan Jalan Gang Iljin

Saat itu, Razman, yang berstatus sebagai terdakwa, berteriak kepada hakim dan mendekati Hotman Paris yang duduk di kursi saksi.

Ketika kericuhan terjadi, Firdaus, yang bertindak sebagai pengacara Razman, terlihat berdiri di atas meja ruang sidang.

Sebagai tindak lanjut, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara melaporkan kedua orang tersebut kepada Bareskrim Polri.

Yanto menambahkan bahwa keputusan pembekuan sumpah advokat dari Ketua Pengadilan Tinggi Ambon dan Banten harus menjadi pedoman bagi seluruh pengadilan di bawah MA.

Pimpinan MA juga mengimbau agar seluruh hakim tetap tegar dan tidak takut terhadap intimidasi saat memimpin persidangan.

BACA JUGA:  Bupati Bekasi Ajak Partai Politik Bersinergi dalam Pembangunan Daerah

“Pimpinan Mahkamah Agung mengingatkan kepada hakim atau ketua majelis di lingkungan peradilan di bawah Mahkamah Agung untuk tetap konsisten memimpin sidang dengan berpegang pada hukum acara dan pedoman teknis yudisial”.

“Mereka diminta untuk tidak goyah atau terpengaruh oleh ancaman dan intimidasi dari pihak mana pun serta untuk terus mengoptimalkan dan mengevaluasi pengamanan internal, serta selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam pengamanan persidangan,” tutup Yanto.

 

(Red)

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polisi Ungkap Produksi Oli MARS Ilegal di Mojokerto, FR Diamankan

7 November 2026 - 12:27 WIB

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat   

6 November 2026 - 11:42 WIB

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak 

6 November 2026 - 11:37 WIB

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu
Trending di NEWS