Ramalan BMKG Soal Suhu Panas di Indonesia, Sampai Kapan?       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 2 Mei 2024 23:59 WIB ·

Ramalan BMKG Soal Suhu Panas di Indonesia, Sampai Kapan?


Ilustrasi: Suhu Panas di Indonesia. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi: Suhu Panas di Indonesia. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa peningkatan suhu panas yang terjadi belakangan ini di Indonesia disebabkan oleh perubahan cuaca dan beberapa daerah memasuki musim kemarau.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyatakan bahwa tutupan awan di wilayah Indonesia menurun dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Hal serupa terjadi di Filipina, di mana citra satelit belum lama ini tidak menunjukkan adanya tutupan awan di wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Disperkimtan Kabupaten Bekasi Adakan Evaluasi Kinerja Pegawai Triwulan I

“Kondisi ini menyebabkan sinar matahari dapat mencapai permukaan bumi secara maksimal karena minimnya tutupan awan,” ujar Guswanto dalam pernyataannya, Kamis (2/5/2024).

Guswanto menegaskan bahwa meskipun suhu panas meningkat, fenomena ini bukanlah heatwave.

Karakteristik dan statistik pengamatan suhu tidak memenuhi kriteria gelombang panas.

“Suhu panas yang terjadi di Indonesia adalah bagian dari siklus alamiah gerak semu matahari yang terjadi setiap tahun,” tambahnya.

BACA JUGA:  Musdes Muktijaya Setu, Usulan Masyarakat Masih Berfokus Pengembangan Infrastruktur

Menurut Guswanto, fenomena ini akan berlangsung hingga Agustus 2024, karena musim kemarau diprediksi berlangsung mulai Mei hingga Juni 2024.

“Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juli dan Agustus 2024,” katanya.

BMKG juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan pribadi serta lingkungan sekitar.

 

BACA JUGA:  FKPM Resort Metro Bekasi Perkuat Kerja Sama dengan Polres Metro Bekasi untuk Jaga Kamtibmas

Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ridwan Anthony Taufan Tawarkan Dual Certainty, Koreksi Transfer Pricing Tak Otomatis Dipidana

20 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Harwan Muldidarmawan Raih In-House Counsel Elite 2026, Jasa Raharja Fokus Jaga Kepercayaan Publik

20 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Disperkimtan Kabupaten Bekasi Bedah 267 Rutilahu, Bantuan Naik Rp40 Juta

20 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Rutilahu Kabupaten Bekasi

Polsek Setu Gelar Pisah Sambut Kapolsek dari AKP Usep Aramsyah ke AKP Hotma Napitupulu

20 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Pisah Sambut Kapolsek Setu

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kecelakaan Hiace vs Truk di Tol Ngawi–Kertosono KM 616 A  

19 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Resmi Dilantik sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Sarif Marhaendi Targetkan 8 Kursi DPRD

17 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Sarif Marhaendi
Trending di NEWS