Tidak Bayar Denda BPJS Kesehatan, Apa yang Terjadi?       

Menu

Mode Gelap

HEALTH · 20 Apr 2024 11:34 WIB ·

Tidak Bayar Denda BPJS Kesehatan, Apa yang Terjadi?


BPJS Kesehatan. (Dok: Istimewa) Perbesar

BPJS Kesehatan. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com –  Denda BPjS Kesehatan?. Peserta BPJS Kesehatan harus membayar iuran sesuai dengan kategori kepesertaan yang dipilihnya, yakni kelas I, II, atau III.

Pembayaran iuran dilakukan setiap bulan, paling lambat tanggal 10.

Peserta yang terlambat membayar akan dikenai denda, terutama jika tidak membayar sama sekali.

Jika peserta tidak membayar denda BPJS Kesehatan, maka akan dikenakan sanksi.

BACA JUGA:  Disperkimtan Kabupaten Bekasi Siap Bangun Fasilitas PSU Perumahan, Ini Syaratnya!

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 tentang Jaminan Kesehatan.

Denda maksimal adalah Rp 30 juta atau 5% dari biaya diagnosa awal pelayanan kesehatan rawat inap dikalikan dengan jumlah bulan tertunggak.

Namun, Denda tidak berlaku bagi peserta yang belum pernah menerima layanan rawat inap.

Denda hanya diberlakukan bagi peserta yang pernah diberhentikan kepesertaannya secara sementara.

BACA JUGA:  Hendak Menyebrang, Pria Tewas Tertabrak KA di Perlintasan Stasiun Tambun Bekasi

Serta telah memperoleh pelayanan kesehatan rawat inap tingkat lanjutan.

“Dalam waktu 45 hari sejak status kepesertaan aktif kembali sebagaimana dimaksud pada ayat (3), ayat (3a), dan ayat (3b), Peserta sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib membayar denda kepada BPJS Kesehatan untuk setiap pelayanan kesehatan rawat inap tingkat lanjutan yang diperolehnya,” bunyi ayat 5 pasal 42 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 tahun 2020 tentang Jaminan Kesehatan.

BACA JUGA:  Sejak Awal 2024, Polri Tindak 17.855 Kasus Narkoba

Bagi peserta yang tidak membayar iuran dan tidak menerima layanan rawat inap, kepesertaannya akan diberhentikan sementara.

Jika peserta tetap tidak membayar iuran dan menolak membayar denda, status kepesertaannya akan menjadi non-aktif.

Sehingga tidak bisa menggunakan pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

 

Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Tanggung Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Kereta Api ke 8 RS

28 April 2026 - 21:21 WIB

DPW PPP Jabar Ambil Alih Muscab X DPC PPP Kabupaten Bekasi, Lanjut 29 April di Bandung

28 April 2026 - 16:58 WIB

DPW PPP Jabar

Muscab X DPC PPP Kabupaten Bekasi Diundur, Sarif Marhaendi: SC dan OC Tak Ada di Tempat

28 April 2026 - 16:40 WIB

Muscab PPP Kabupaten Bekasi

Korban Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur

28 April 2026 - 13:04 WIB

PT KAI Menyampaikan Permohonan Maaf Atas Tragedi Kecelakaan Kereta Api

28 April 2026 - 00:13 WIB

Tuntut Ganti Rugi, Warga Hentikan Truk Proyek Tol Japek 2 Selatan

27 April 2026 - 17:51 WIB

Proyek Tol Japek 2
Trending di NEWS