Mengapa Lebaran di Indonesia Identik dengan Ketupat?       

Menu ✖

Mode Gelap

FEATURED · 8 Apr 2024 23:59 WIB ·

Mengapa Lebaran di Indonesia Identik dengan Ketupat?


					Ketupat Lebaran. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ketupat Lebaran. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Lebaran, atau Idul Fitri, adalah salah satu perayaan terbesar umat Muslim di Indonesia yang dirayakan setelah bulan Ramadan. Salah satu hal yang tidak bisa dilewatkan dalam perayaan ini adalah makanan khas Lebaran, yaitu ketupat.

Ketupat telah menjadi simbol penting dalam budaya dan tradisi Lebaran di Indonesia.

Namun, apa sebenarnya sejarah di balik hubungan erat antara Lebaran dan ketupat?

Berikut beberapa penjelasannya melansir dari berbagai sumber:

Asal Mula Ketupat

Ketupat sendiri merupakan sejenis makanan yang terbuat dari nasi yang dikemas dalam anyaman daun kelapa atau daun janur.

Cara pembuatannya yang sederhana namun memakan waktu membuat ketupat menjadi makanan istimewa yang dinantikan setiap tahun pada momen Lebaran.

BACA JUGA:  Polsek Cikarang Barat Gelar Apel Pengecekan Kendaraan dan Senjata Api Inventaris

Meskipun asal usul ketupat tidak dapat dipastikan secara pasti, makanan ini diyakini telah ada sejak ribuan tahun yang lalu di wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Penggunaan daun kelapa atau janur sebagai wadah untuk memasak nasi diyakini berasal dari kebiasaan masyarakat pribumi sebelum dikenalnya wadah modern seperti panci atau rice cooker.

Ketupat dalam Konteks Lebaran di Indonesia

Seiring dengan masuknya Islam ke Nusantara, tradisi menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran berkembang dengan pesat di berbagai daerah di Indonesia.

Pada awalnya, masyarakat Muslim Indonesia merayakan Lebaran dengan tradisi saling maaf-memaafkan, berkunjung ke rumah saudara, serta memberikan sedekah kepada yang membutuhkan.

Dalam prosesnya, ketupat mulai menjadi bagian tak terpisahkan dari hidangan Lebaran.

BACA JUGA:  H+4 Lebaran, Arus Balik Jakarta–Cikampek Terpantau Lancar

Keberadaannya tidak hanya sekadar sebagai makanan lezat, tetapi juga memiliki makna simbolis.

Bentuk segi delapan dari ketupat diinterpretasikan sebagai lambang kesempurnaan dan keberuntungan dalam tradisi masyarakat Indonesia.

Oleh karena itu, ketupat dijadikan sebagai makanan wajib yang disajikan saat Lebaran sebagai simbol kebahagiaan dan kesuksesan dalam menjalani tahun yang baru.

Peran Ketupat dalam Merajut Hubungan Sosial

Selain memiliki nilai simbolis, ketupat juga memiliki peran penting dalam mempererat hubungan sosial antaranggota masyarakat.

Proses pembuatan ketupat, yang membutuhkan kerjasama dan kolaborasi antara anggota keluarga atau tetangga, menjadi momen untuk saling berbagi cerita, tawa, dan kebersamaan.

Hal ini menguatkan ikatan sosial dan nilai-nilai gotong royong yang merupakan bagian dari budaya Indonesia.

BACA JUGA:  Alhamdulillah! Pembangunan Masjid Jami Al Azhar Bekasi Sudah Dimulai

Ketupat di Era Modern

Meskipun zaman telah berubah dan teknologi telah berkembang pesat, tradisi membuat ketupat secara manual masih tetap dilestarikan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.

Meskipun sekarang sudah banyak tersedia ketupat instan yang dapat dibeli di pasar atau supermarket.

Namun, kehadiran ketupat yang dibuat dengan tangan tetap memiliki daya tarik tersendiri dalam budaya Lebaran di Indonesia.

Dengan demikian, hubungan erat antara Lebaran dan ketupat di Indonesia bukan hanya sekadar tentang makanan.

Tetapi juga tentang warisan budaya, simbolisme, serta nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan yang kental dalam masyarakat Indonesia.

 

Editor: Uje

*Update Berita Lainnya di Google News.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Transformasi Digital Berorientasi Masyarakat   

6 November 2026 - 11:42 WIB

Pastikan Kesiapan Pelayanan Nataru, Jasa Raharja, Polri dan Kemenhub Gelar Survei Jalur Bakauheni-Merak 

6 November 2026 - 11:37 WIB

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu

Ketua BPD Lubangbuaya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kades Maulana Yusup Periode 2026-2034

4 November 2026 - 21:45 WIB

Ketua BPD Lubangbuaya
Trending di NEWS