Tawuran Pelajar SMK di Kota Bekasi, Polisi Tetapkan Dua Tersangka       

Menu

Mode Gelap

NEWS · 4 Feb 2024 10:38 WIB ·

Tawuran Pelajar SMK di Kota Bekasi, Polisi Tetapkan Dua Tersangka


Ilustrasi Tawuran Pelajar. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Tawuran Pelajar. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tawuran antar pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menyebabkan satu orang terluka di Jalan Cikunir Raya, Jatiasih, Kota Bekasi pada Rabu, (31/1/ 2024) lalu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Firdaus, menyatakan bahwa dua pelajar tersebut berperan membacok korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan rekaman video dan Berita Acara Pemeriksaan saksi-saksi,” kata Firdaus kepada wartawan dikutip Tempo.co pada Jumat, (2/2/2024).

BACA JUGA:  Kapolres Belitung Terima Penganugerahan Presisi Award 2025

Firdaus menjelaskan bahwa awalnya polisi mengamankan sepuluh pelaku tawuran tersebut, namun setelah dilakukan pendalaman, hanya dua dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangka.

Dua tersangka tersebut adalah Afkah Bramantio Yuga, berusia 16 tahun, dan Fauzan Maulana Hakim, berusia 17 tahun.

Sedangkan korban bernama M Fharis Anwar, berusia 16 tahun, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Kartika Husada, namun kini telah pulang ke rumah.

BACA JUGA:  Setoran Pajak Capai Rp149 T di Awal Tahun, Sri Mulyani Sampaikan Ini

“Korban sudah dipulangkan,” kata Firdaus.

Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 170 dan Pasal 169 KUHP tentang Pengeroyokan, dengan ancaman hukuman penjara selama enam tahun.

Sebelumnya, dua kelompok pelajar SMK terlibat tawuran di Jalan Cikunir Raya, Jatiasih, Kota Bekasi, pada Rabu, 31 Januari 2024.

Peristiwa tersebut terekam oleh kamera warga dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah pelajar SMK terlibat tawuran di tengah Jalan Cikunir Raya, sehingga menghambat lalu lintas.

BACA JUGA:  Jalan Cileungsi-Setu Rusak Parah, Pemdes Pasirangin Giat Kerja Bakti

Mereka saling serang menggunakan senjata tajam seperti golok, celurit, kayu, bambu, dan pedang.

Tawuran tersebut tidak berlangsung lama, kemudian para pelajar membubarkan diri menggunakan sepeda motor.

Firdaus menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam tawuran tersebut, namun seorang pelajar mengalami luka serius di bagian kepala.

 

Editor: Uje
Sumber: Tempo.co

*Update Berita Terbaru di Google News.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda Sumsel Musnahkan 19,4 Kg Sabu, Kapolda: Tak Ada Ruang bagi Narkoba

29 Juli 2026 - 12:24 WIB

Polda Sumsel

Wakapolda Babel Tekankan Optimalisasi Layanan 110 dan Respons Cepat Laporan Warga

28 Juli 2026 - 10:14 WIB

Wakapolda Babel

Jasa Raharja Perkuat Ekosistem Pelayanan melalui Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi 

27 Juli 2026 - 17:47 WIB

Polda Sumsel Ungkap 96 Kasus BBM Ilegal, Sita 1,26 Juta Liter Minyak

27 Juli 2026 - 14:47 WIB

Polda Sumsel

BPN Kota Bekasi: Proses Roya Alih Media Analog ke Elektronik Butuh Waktu 1 Bulan

24 Juli 2026 - 10:59 WIB

Roya Alih Media Analog

Kapolri dan Direktur FBI Perkuat Sinergi Hadapi Kejahatan Lintas Negara

23 Juli 2026 - 22:19 WIB

Direktur FBI
Trending di NEWS