Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

NEWS · 4 Feb 2024 10:38 WIB ·

Tawuran Pelajar SMK di Kota Bekasi, Polisi Tetapkan Dua Tersangka


Ilustrasi Tawuran Pelajar. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Tawuran Pelajar. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tawuran antar pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang menyebabkan satu orang terluka di Jalan Cikunir Raya, Jatiasih, Kota Bekasi pada Rabu, (31/1/ 2024) lalu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Firdaus, menyatakan bahwa dua pelajar tersebut berperan membacok korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Dua orang sudah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan rekaman video dan Berita Acara Pemeriksaan saksi-saksi,” kata Firdaus kepada wartawan dikutip Tempo.co pada Jumat, (2/2/2024).

Firdaus menjelaskan bahwa awalnya polisi mengamankan sepuluh pelaku tawuran tersebut, namun setelah dilakukan pendalaman, hanya dua dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangka.

Dua tersangka tersebut adalah Afkah Bramantio Yuga, berusia 16 tahun, dan Fauzan Maulana Hakim, berusia 17 tahun.

Sedangkan korban bernama M Fharis Anwar, berusia 16 tahun, yang sempat dirawat di Rumah Sakit Kartika Husada, namun kini telah pulang ke rumah.

“Korban sudah dipulangkan,” kata Firdaus.

Kedua tersangka akan dijerat dengan Pasal 170 dan Pasal 169 KUHP tentang Pengeroyokan, dengan ancaman hukuman penjara selama enam tahun.

Sebelumnya, dua kelompok pelajar SMK terlibat tawuran di Jalan Cikunir Raya, Jatiasih, Kota Bekasi, pada Rabu, 31 Januari 2024.

Peristiwa tersebut terekam oleh kamera warga dan menjadi viral di media sosial.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah pelajar SMK terlibat tawuran di tengah Jalan Cikunir Raya, sehingga menghambat lalu lintas.

Mereka saling serang menggunakan senjata tajam seperti golok, celurit, kayu, bambu, dan pedang.

Tawuran tersebut tidak berlangsung lama, kemudian para pelajar membubarkan diri menggunakan sepeda motor.

Firdaus menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam tawuran tersebut, namun seorang pelajar mengalami luka serius di bagian kepala.

 

Editor: Uje
Sumber: Tempo.co

*Update Berita Terbaru di Google News.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan

20 Juni 2024 - 07:55 WIB

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya

Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol

19 Juni 2024 - 20:26 WIB

Polres Metro Bekasi

Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial

19 Juni 2024 - 20:08 WIB

Polsek Setu

Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

SMP Negeri 5 Cikarang Barat

Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

19 Juni 2024 - 10:20 WIB

Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010

19 Juni 2024 - 00:44 WIB

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya
Trending di NEWS