Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

NEWS · 3 Agu 2023 11:27 WIB ·

3 Jenis Sepeda Motor Ini Sering di Incar Maling, Mudah Dibobol!


Barang Bukti Sepeda Motor Hasil Pencurian. (Dok: Istimewa) Perbesar

Barang Bukti Sepeda Motor Hasil Pencurian. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Polsek Tambora berhasil menggulung jaringan sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan berhasil menyita 18 sepeda motor sebagai barang bukti.

Sindikat ini terdiri dari 13 anggota yang dipimpin oleh Umay alias Si Kentung, bos besar pemesan motor curian di Lampung.

Pelaku tersebut mengaku telah menjadi maling motor sejak usia 17 tahun dan memberikan informasi mengenai beberapa motor yang menjadi target mereka.

“Motor Vario, Scoopy, dan Beat sering menjadi sasaran pencurian, Pak,” ucapnya dalam video yang diunggah di akun Instagram Humas Polsek Tambora, dikutip pada Kamis (3/8/2023).

Alasan motor-motor tersebut menjadi incaran pencuri adalah karena sistem pengamanannya yang lemah.

“Motor-motor itu mudah untuk dibobol dan diambil karena sistem keamanannya yang sangat mudah,” jelasnya.

Pelaku juga mengungkapkan metode yang digunakan untuk membobol motor yang mereka curi.

Mereka hanya menggunakan kunci T (kunci letter T yang sudah dimodifikasi oleh pelaku curanmor) untuk membuka tutup motor dan mengambilnya, berbeda dengan motor-motor lainnya.

Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama, menyatakan bahwa fitur keamanan pada motor yang menjadi target pencurian saat ini masih lemah.

Bahkan, fitur shutter key atau penutup kunci bermagnet saja tidak cukup untuk mengamankan sepeda motor dari pencurian.

“Dari beberapa rekaman CCTV kejadian curanmor yang banyak diungkap di media sosial dan terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia, terlihat bahwa para pelaku dengan sangat mudah mencuri sepeda motor hanya dalam hitungan detik. Saat ini, waktu yang dibutuhkan para penjahat untuk mencuri sepeda motor bahkan semakin cepat, kurang dari 5 detik,” ujar Putra dalam siaran persnya.

Oleh karena itu, Putra meminta agar pabrikan sepeda motor ikut bertanggung jawab dalam memproduksi motor yang aman dari pencurian.

Jika sistem keamanan motor mudah dibobol, maka pabrikan sepeda motor harus mencari solusi lain untuk meningkatkan keamanannya.

 

Editor: Uje

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan

20 Juni 2024 - 07:55 WIB

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya

Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol

19 Juni 2024 - 20:26 WIB

Polres Metro Bekasi

Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial

19 Juni 2024 - 20:08 WIB

Polsek Setu

Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

SMP Negeri 5 Cikarang Barat

Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

19 Juni 2024 - 10:20 WIB

Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010

19 Juni 2024 - 00:44 WIB

Pengajuan Objek Sebagai Cagar Budaya
Trending di NEWS