Menu

Mode Gelap
Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu Membuka Portal Sejarah Silsilah Mbah Raden Marfu di Makam Mede Mekarwangi

POLITICAL · 15 Jun 2023 21:51 WIB ·

Caleg PKS Teti Lestari Sambut Keputusan MK Sistem Pemilu Terbuka


Caleg DPRD Kabupaten Bekasi dari PKS, Teti Lestari. (Dok: Istimewa) Perbesar

Caleg DPRD Kabupaten Bekasi dari PKS, Teti Lestari. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com Caleg PKS DPRD Kabupaten Bekasi Dapil 2, Teti Lestari menyambut baik putusan MK menolak gugatan sistem pemilu proporsional terbuka. Sosok milenial nomor urut 5 itu menyebut keadilan berpihak kepada rakyat.

“Alhamdulillah, hari ini Mahkamah Konstitusi menetapkan sistem pemilu proporsional terbuka pada Pemilu 2024, ini menandakan keadilan berpihak pada rakyat,” kata Teti Lestari dalam status istagram @Tetilestari19, Kamis (15/6/2023).

Dihubungi wartawan via seluler, Teti Lestari mengajak masyarakat untuk terus mengawal dan mensukseskan pelaksanaan Pemilu tahun 2024.

“Mari kita kawal dan sukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 agar berjalan secara demokratis jujur dan adil” kata Teti Lestari.

Keluarga besar tokoh veteran H. Abdul Malik itu menyebut keputusan MK sebagai kemenangan demokrasi dan kemenangan rakyat.

“Alhamdulillah rakyat tetap menjadi yang utama dan diutamakan. Kita yakini rakyatlah yang berdaulat menjadi penentu utama memilih perwakilannya di parlemen”.

“Semoga dengan sistem terbuka ini tersaji pilihan-pilihan calon wakil rakyat yang berkualitas, berintegritas dan memiliki rekam jejak yang memadai,” katanya.

Selanjutnya, ungkap Teti Lestari, masyarakat juga perlu diberikan kesadaran dan pendidikan politik dengan tidak menerima politik uang.

“Hal ini tidak hanya kesadaran dan tanggung jawab pemerintah tapi juga kolektif parpol, civil society dan masyarakat,” tegasnya.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sistem sistem pemilu dan tetap melaksanakannya dengan sistem proporsional terbuka.

“Menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya,” kata Ketua MK Anwar Usman dalam sidang yang terbuka untuk umum di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (15/6/2023).

Sidang berlangsung secara maraton hingga 16 kali sidang. Di luar sidang, 8 Fraksi DPR menolak MK mengembalikan pemilu ke sistem proporsional tertutup. (Red)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ikhwan Syahtaria, Jendral TNI yang Diusulkan Tokoh Masyarakat Sebagai Penjabat Bupati Bekasi

10 Mei 2024 - 14:21 WIB

Ikhwan Syahtaria

Survei Tahap 2 Bakal Calon Bupati Bekasi Tahun 2024, Mengerucut 24 Top Person

23 April 2024 - 12:48 WIB

Survei Tahap Kedua

SMSI Rilis Hasil Survei 36 Top Person Bakal Calon Bupati Bekasi 2024-2029

12 April 2024 - 10:48 WIB

Survei Calon Bupati Bekasi

Usulan Pj Gubernur Jabar Terkait Nama Pj Bupati Bekasi Ditolak Warga Kabupaten Bekasi

3 April 2024 - 15:04 WIB

Usulan Pj Bupati Bekasi

BN. Holik Jadi Magnet Masyarakat Menuju Kursi Bupati Bekasi Periode 2024-2029

2 April 2024 - 22:40 WIB

BN. Holik

Jurnalis Senior, Yoyo Suharyono Siap Maju Mencalonkan Wali Kota Bekasi Periode 2024-2029

29 Maret 2024 - 15:23 WIB

Yoyo Suharyono
Trending di NEWS