Warga Burangkeng Setu Desak Gubernur Jawa Barat Sidak TPA, Tuntut Transparansi Anggaran       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 21 Jan 2026 17:09 WIB ·

Warga Burangkeng Setu Desak Gubernur Jawa Barat Sidak TPA, Tuntut Transparansi Anggaran


					Aksi Unjuk Rasa Warga Burangkeng, Setu. (Dok: Istimewa) Perbesar

Aksi Unjuk Rasa Warga Burangkeng, Setu. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Warga Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, yang tergabung dalam Organisasi Prabu Peduli Lingkungan, melakukan demonstrasi di TPA Burangkeng pada Rabu (21/1/2026). Mereka menuntut transparansi anggaran TPA Burangkeng dan meminta Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk segera melakukan sidak ke TPA Burangkeng.

Carsa Hamdani, perwakilan warga sekaligus Ketua Prabu Peduli Lingkungan, menyatakan bahwa Gubernur Jawa Barat harus turun ke lapangan dan melihat langsung kondisi TPA Burangkeng, bukan hanya berpedoman pada data dan fakta di atas kertas.

BACA JUGA:  Pernyataan Mendes "LSM dan Wartawan Bodrek" Ganggu Kepala Desa, Begini Kata Eksponen 98

“Kami menuntut Pemprov Jawa Barat, Gubernur KDM turun tangan mengawasi dan membenahi TPA Burangkeng, memastikan penonaktifkan Kadis LH Kabupaten Bekasi, mendorong transparansi dan akuntabilitas Pemkab Bekasi terkait pengelolaan sampah di TPA Burangkeng, menjamin dan melindungi hak masyarakat yang baik dan sehat atas adanya TPA Burangkeng, dan menjadikan TPA Burangkeng sebagai Zona kawasan rehabilitasi lingkungan,” ungkap Carsa Hamdani.

Carsa Hamdani juga menuntut kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk memperjelas dan mempercepat proses hukum kepada Kadis LH Kabupaten Bekasi, serta menuntut KPK melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam pengadaan sewa alat berat di TPA Burangkeng yang nilainya mencapai milyaran rupiah dari APBD Kabupaten Bekasi, serta puluhan alat berat milik Pemkab Bekasi yang dibiarkan mangkrak dan tidak difungsikan.

BACA JUGA:  PWI dan Kemenhan Gelar Retret untuk Perkuat Pers Profesional dan Berwawasan Kebangsaan

“TPA Burangkeng bukan hanya sekedar masalah internal Kabupaten Bekasi, melainkan masalah Provinsi Jawa Barat secara keseluruhan. Pencemaran TPA Burangkeng tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat dan merusak ekosistem, tetapi juga mencoreng nama baik Jawa Barat, terlebih dengan adanya indikasi dugaan korupsi didalamnya,” tegas Carsa Hamdani.

Kepala UPTD Burangkeng, Samsuro Mardiansyah, menanggapi secara normatif demo warga di TPA Burangkeng. Menurutnya, terkait dengan pengadaan alat berat sudah melalui tahapan-tahapan yang benar.

BACA JUGA:  Polres Aceh Barat Tegur Pedagang BBM dan LPG yang Jual di Atas HET

“Alat berat total ada 22, terdiri 19 Eksavator dan 3 Dozer. Alat tersebut semua beroperasi,” singkatnya.

 

(Red/Sky)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jasa Raharja Perkuat Kolaborasi Keselamatan Transportasi Hadapi Nataru 2026/2027  

28 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Operasi Patuh 26 Oktober hingga 8 November 2026, Korlantas Kedepankan Edukasi Humanis

28 Oktober 2026 - 12:10 WIB

Operasi Patuh

Sumpah Pemuda 2026: Ridwan Anthony Taufan Dorong Pemuda Berintegritas

28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Polisi Sita 1,5 Kg Sabu di Kebon Jeruk, Dua Pria Ditangkap

27 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Sabu di Kebon Jeruk

Korban Kecelakaan Minibus di Tol Terpeka Tulang Bawang Barat, Jasa Raharja Gercep Pelayanan

26 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Hadapi Tantangan Ekonomi 2027, Jasa Raharja Perkuat Strategi Keberlanjutan Bisnis melalui Economic Insights

26 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Trending di NEWS