Polda Babel Grebek Gudang Pengoplosan Gas Elpiji, Dua Orang Ditetapkan Tersangka       

Menu ✖

Mode Gelap

NEWS · 12 Nov 2025 12:23 WIB ·

Polda Babel Grebek Gudang Pengoplosan Gas Elpiji, Dua Orang Ditetapkan Tersangka


					Gudang Pengoplosan Gas LPG Subsidi di Bangka Belitung. (Dok: Istimewa) Perbesar

Gudang Pengoplosan Gas LPG Subsidi di Bangka Belitung. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung (Polda Babel) berhasil mengungkap praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi berukuran 3 kilogram ke tabung non-subsidi berukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram. Penggerebekan dilakukan pada Rabu (5/11/2025) lalu.

Dalam kasus ini, dua orang ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing berinisial JA alias Cak Din (53) dan AN alias Doni (47).

“Benar, hasil gelar perkara menyimpulkan bahwa penyidik Ditreskrimsus telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut,” ungkap Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol. Fauzan Sukmawansyah, S.I.K., M.H., pada Selasa (11/11/2025).

BACA JUGA:  Polisi Sita 1,5 Kg Sabu di Kebon Jeruk, Dua Pria Ditangkap

Kasus ini terungkap setelah tim penyidik melakukan penyelidikan dan mengamankan satu unit mobil pick up yang mengangkut puluhan tabung gas elpiji subsidi kosong serta puluhan tabung non-subsidi berisi gas yang hendak diperdagangkan.

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas segera bergerak menuju sebuah gudang di Desa Terak, Bangka Tengah, yang diduga menjadi lokasi penyuntikan atau pemindahan isi tabung gas.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tim menemukan ratusan tabung gas non-subsidi dan subsidi, serta berbagai peralatan yang digunakan untuk memindahkan isi tabung gas,” ujar Fauzan.

BACA JUGA:  Modus Pinjam Sepeda Motor, Pria di Kota Baru Ditangkap Atas Dugaan Penggelapan

Saat ini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Babel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Keduanya dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dalam Pasal 40 Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara.

BACA JUGA:  Melalui Surat Edaran Menaker, Berikut Aturan Pemberian THR Keagamaan 2023

“Ini merupakan bentuk komitmen Kapolda Babel Irjen Pol Viktor Sihombing untuk menindak tegas para pelaku pengoplosan gas elpiji bersubsidi yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Fauzan menambahkan bahwa Kapolda Babel telah memerintahkan jajarannya untuk menindaklanjuti kasus tersebut secara cepat.

“Beliau menegaskan agar seluruh laporan masyarakat, khususnya terkait kelangkaan gas elpiji, segera ditangani,” pungkasnya.

 

(Red)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Drainase Bermasalah, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Desak Pemkab Benahi Jalan KH Fudholi

6 November 2026 - 00:07 WIB

Saeful Islam

Polisi Bongkar Lapak Sabu di Tanah Abang, 18 Orang Diciduk

5 November 2026 - 11:06 WIB

Lapak Sabu Tanah Abang

Resmi Dilantik Jadi Kades Tamanrahayu Masa Bhakti 2026–2034, Emin Suryana Gelar Tasyakuran 7 Tumpeng

4 November 2026 - 21:51 WIB

Kades Tamanrahayu

Ketua BPD Lubangbuaya Ucapkan Selamat atas Pelantikan Kades Maulana Yusup Periode 2026-2034

4 November 2026 - 21:45 WIB

Ketua BPD Lubangbuaya

Kurang dari 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kecelakaan Truk Molen di Bekasi   

3 November 2026 - 18:14 WIB

Pastikan Pelayanan Optimal, Direksi Jasa Raharja Jenguk Korban Kecelakaan Truk Molen di RS Juwita Bekasi 

2 November 2026 - 16:03 WIB

Trending di NEWS