Menu

Mode Gelap
Giat Jumsih, RT dan RW Bersihkan Jalan Lingkungan Desa Ciledug Jalan Ciledug-Cikarageman Diperbaiki, Warga Apresiasi Kades Ciledug Setu Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial

NEWS · 20 Jul 2023 12:09 WIB ·

Pasangan Kekasih Ditangkap Usai Buang Bayi di Pasar Cakung


Ilustrasi Pembuangan Bayi. (Dok: Istimewa) Perbesar

Ilustrasi Pembuangan Bayi. (Dok: Istimewa)

KONTEKSBERITA.com – Sebuah kejadian memilukan terjadi di Pasar Pagi Kayu Tinggi, Cakung, Jakarta Timur, ketika sepasang kekasih berinisial CB (21) dan LA (21) ditangkap oleh polisi karena terlibat dalam aksi membuang bayi di atas meja pedagang di pasar tersebut.

Peristiwa pembuangan bayi tersebut terekam oleh kamera CCTV dan cepat menyebar di media sosial, memicu reaksi publik yang marah dan prihatin.

Dalam rekaman video yang diunggah, tampak seorang perempuan mengenakan baju hitam meletakkan bayi yang diselimuti kain di sebuah meja di pasar.

Setelah melakukan aksi tersebut, perempuan tersebut langsung meninggalkan lokasi dengan menggunakan sebuah mobil.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap seorang pria berinisial CB di sebuah kontrakan di daerah Cakung.

Kapolsek Cakung, Kompol Syarifah Chaira Sukma, mengungkapkan bahwa pada hari Rabu, 19 Juli 2023, sekitar pukul 16.30 WIB, tim berhasil mengamankan seorang terduga pelaku bernama CB.

Dari interogasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, CB mengakui bahwa bayi yang dibuang tersebut adalah hasil dari hubungannya dengan kekasihnya yang bernama LA.

Mendapat informasi dari pengakuan CB, polisi kemudian melakukan penangkapan terhadap LA di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, pada hari yang sama, sekitar pukul 18.30 WIB.

“LA mengakui atas perbuatannya yang telah membuang bayi tersebut di tempat kejadian perkara bersama dengan CB,” ujar Syarifah.

Selanjutnya, Syarifah mengungkapkan bahwa CB mengakui bayi laki-laki itu dilahirkan seorang diri di rumah kontrakan.

Kasus tragis ini kemudian dilimpahkan ke Unit Renakta Polres Metro Jakarta Timur untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya kesadaran akan pentingnya kehidupan dan tanggung jawab dalam hubungan, serta urgensi perlindungan terhadap anak-anak yang tak berdaya.

Semoga tindakan preventif dan pencegahan semacam ini dapat dicegah agar tidak terjadi lagi di masa depan.

 

Editor: Uje

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Giat Jumsih, RT dan RW Bersihkan Jalan Lingkungan Desa Ciledug

21 Juni 2024 - 11:39 WIB

Jumat Bersih Desa Ciledug

Jalan Ciledug-Cikarageman Diperbaiki, Warga Apresiasi Kades Ciledug Setu

20 Juni 2024 - 20:29 WIB

Jalan Ciledug-Cikarageman

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya, TACB Kabupaten Bekasi Tengah Fokus Pada Objek Bentuk Bangunan

20 Juni 2024 - 07:55 WIB

Rekomendasi Penetapan Cagar Budaya

Polres Metro Bekasi Bakal Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Langsung Judi Online dan Pinjol

19 Juni 2024 - 20:26 WIB

Polres Metro Bekasi

Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polsek Setu Giat Bakti Sosial

19 Juni 2024 - 20:08 WIB

Polsek Setu

Waduh! Daftar Sekolah di SMPN 5 Cikarang Barat Wajib Beli Map Seharga Rp25ribu

19 Juni 2024 - 18:52 WIB

SMP Negeri 5 Cikarang Barat
Trending di NEWS